Mobile Menu

navigasi

More News

Kemendikbud Menghimbau Kepada Seluruh Satuan Pendidikan Guru dan Tenaga Pendidik Untuk Segera Di Vaksinasi Agar Dapat Memenuhi Pembelajaran Tatap Muka (PTM)

April 05, 2021



Kampus Merdeka -Mentri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menindaklanjuti Surat Keputusan Bersama (SKB) empat mentri mengenai panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19. hal ini, di himbau kepada seluruh satuan pendidikan guru dan tenaga pendidik lainnya harus sudah di vaksin Covid-19 agar segera dapat memenuhi daftar periksa dan menawarkan opsi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. 

"SKB ini sudah berlaku, tidak perlu menunggu Juli 2021 untuk melakukan PTM terbatas" Kata Nadiem Anwar Makarim (Mendikbud) dalam keterangan pers, Senin (5/4/2021).

Lanjut Nadiem, satuan pendidikan yang sudah atau melakukan PTM terbatas walaupun belum melakukan vaksinasi, tetap diperbolehkan melakukan PTM terbatas selama mengikuti protokol kesehatan serta sesuai dengan izin pemerintah daerah setempat. 

Melansir web Kemendikbud, yang telah melakukan PTM tebatas daerah yakni SD Negri 09 Pontianak Selatan, Kalimantan Barat, dan SMA Negri 9 Bengkulu Selatan. 

Jumeri Direktur Jendral Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Kemendikbud) mengatakan untuk melakukan pemenuhan daftar periksa yakni (menyediakan fasilitas cuci tangan pakai sabun, melakukan kerjasama dengan puskesmas, membeli thermogun, pendataan penyakit bawaan warga sekolah, dll), memperbanyakan imbauan 4M di lingkungan sekolah, serta memberitahukan rencana PTM terbatas kepada RT, Kelurahan, dan Babinkamtibnas




Lanjut, Jumeri melaporkan rencana PTM telah di uji coba pada dinas pendidikan (disdik) Kota Pontianak. salah satunya di SD Negri 03 Pontianak Selatan 

Langkah-langkah yang diambil oleh SD Negri 03 Pontianak Selatan diantaranya menghimbau setiap guru untuk melakuakn rapid test secara berkala, mendata, dan memastikan siswa dan guru yang sakit ataupun merasa tidak enak badan segera untuk tidak masuk sekolah.

Lalu, selalu menerapkan protokol kesehatan, dan memastikan tidak ada yang masuk lingkungan sekolah tanpa izin dari keamanan sekolah, mengecek suhu setiap warga sekolah yang datang maupun pergi, dan menghimbau pendidik dan tenaga pendidik untuk segara melakukan vaksinasi. 

Dalam hal pembagian rombongan belajar, SDN 03 Pontianak selatan menerapkan ajuran pemerintah yakni maksimal 50 persen kapasitas perkelas, sehingga dalam satu rombongan belajar terdapat dua kelompok belajar . masing-masing melakukan PTM terbatas sebanyak dua kali dalam satu minggu. 

" Dalam satu kali pertemuan berlangsung selama tiga jam dari pukul 07.00-10.00, sehingga setiap siswa melakukan PTM terbatas sebanyak 6 jam dalam satu minggu, jam masuk dibuat selang-seling dengan jeda beberapa menit agar ketika pulang tidak terjadi penumpukan" ujar jumeri dalam keterangan pers, Senin (5/4/2021).  (Photo : Youtube/Kemendikbud RI | Photo : Antania)

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar