Mobile Menu

navigasi

More News

Ketua Komisi X DPR RI : Refocusing APBN 2021 Tidak Boleh Abaikan Mandat Anggaran Pendidikan

Agustus 24, 2021


Kampus Merdeka -
Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda menjelaskan saat rapat kerja dengan Mendikbudristek Nadim Makariem terkait Refocusing APBN 2021 Kemendikbudristek yang tengah dilakukan tidak boleh mengabaikan mandat konstitusi untuk mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 20 persen.


Anggaran pendidikan 20 persen sudah menjadi kewajiban pemerintah setiap membahas APBN, tanpa dapat dipotong untuk alasan apapun.


Pemotongan dalam arti telah melanggar konstitusi negara. Inilah catatan penting untuk Komisi X DPR RI ketika membahas anggaran pendidikan.


" Mengingatkan Kemendikbudristek RI agar dampak refocusing tidak mengurangi kewajiban negara mengalokasikan 20 persen anggaran pendidikan dala APBN sebagaimana amanat UUD RI  Tahun 1945 pasal 31 ayat 4 " Ujar Syaiful Huda, tertulis dilaman parlementaria.


Diketahui bahwa Kemendikbudristek sudah 4 kali melakukan refocusing anggarannya pada APBN 2021.


Baca Selengkapnya : Kementerian Agama Menghormati Keputusan MA Terkait SKB 3 Menteri


Kemudian Komisi X DPR RI mendesak agar Kemendikbudristek dapat merinci kembali jumah realokasi dan refocusing APBN 2021.


Selain Refocusing anggaran, membahas mengenai PTM terbatas, Komisi X DPR RI mendorong Kemendikbudristek untuk dapat membuat skema monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan Surat Kesepakatan Bersama (SKB) 4 menteri.


" Kemendikbudristek harus melakukan diplomasi vaksin untuk mendorong percepatan vaksinasi bagi pendidik, dan tenaga kependidikan. sehingga zona sekolah menjadi zona aman Covid-19 " Tambahannya.


(Sumber : Parlementaria)


Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar