Mobile Menu

navigasi

More News

Kementerian Agama Cairkan Uang Kekurangan Tukin Guru dan Pengawas PAI Sebesar Rp.142,3 Miliar.

Desember 17, 2021
Kementerian Agama Cairkan Uang Kekurangan Tukin Guru dan Pengawas PAI Sebesar Rp.142,3 Miliar./Doc.Kemenag RI

Kampus Merdeka - Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama mencairkan kekurangan tunjangan kinerja 8.649 Guru dan Pengawas Pendidikan Agama Islam, sebesar Rp.142,3 miliar.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan kekurangan tersebut merupakan pembayaran tukin guru dan pengawas PAI dan dipastikan selesai di tahun 2021. 

Lanjutnya memaparkan, saat ini tim Kementerian Agama RI telah menerima laporan hasil reviu atas tunggakan tunjangan kinerja guru dan pengawas PAI PNS pada sekolah yang diangkat Kementerian Agama periode Mei 2018 hingga Desember 2020 dari badan pengawas keuangan dan pembangunan (BPKP).

 " Kemenag terus berupaya untuk memenuhi kekurangan pembayaran tunjangan kinerja guru dan pengawas PAI selesai ditahun 2021. Saat ini, tim di Kemenag sedang melakukan proses pembayaran " Ujar Yaqut Cholil Qoumas, di kutip dalam keterangannya di Kementerian Agama, yang diterima di Jakarta, pada Sabtu (18/12/2021).

Pelunasan pembayaran Tukin, Menag mengatakan hal itu berdasarkan peraturan menteri agama No.11/2019 tentang pemberian tunjangan kinerja pegawai kementerian agama. 

Dalam peraturan tersebut menyatakan, tuki terhutang akan diberikan kepada guru agama per Mei 2018.


" Atas nama Kementeria  Agama, saya mengucapkan terima kasih, khususnya kepada BPKP, Direktorat Jendral Anggaran, Direktorat Jendral Perbendaharaan Kementerian Keuangan, serta semua pihak yang telah ikut terlibat dalam proses pendataan, reviu sampai pada proses pencairan " Pungkasnya.

Kemudian Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani menambahkan, proses verifikasi validasi yang dilakukan oleh BPKP melalui sistem informasi dan administrasi guru agama, untuk melihat data dukung guna penetapan penerima tukin.

Sehingga, hal tersebut tidak ada kesalahan dalam penyajian data dan aspek akuntabilitas pembayaran tukin terutang akan terpenuhi.

Lebih lanjut, Ramdhani akan memastikan pembayaran keuangan tukin guru dan pengawas PAI tidak ada pemotongan. 

Menurut Ramdhani semua proses pelaksanaan pembayaran kekurangan tukin guru dan pengawas PAI pada sekolah yang diangkat oleh Kemenag dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

" Pembayaran dilakukan dengan akurat, cermat, cepat, dan Kemenag memastikan tidak ada pemotongan kecuali pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku " Tegasnya.



(Sumber : Kementerian Agama)



Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar